NADIKABAR.COM — Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu keamanan menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November mendatang.

"Hukum harus menjadi panglima tertinggi tanpa memandang status, jabatan, maupun latar belakang seseorang. Semangat Hari Pahlawan harus menjadi pengingat bahwa keberanian sejati adalah memperjuangkan kebenaran meskipun menghadapi berbagai tantangan," kata Ketua Keluarga Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (KM UKI) Jeremi Sianturi di Jakarta, Sabtu.

Dalam pernyataannya, mahasiswa menyebut dukungan terhadap Polri diberikan selama institusi tersebut hadir dan bekerja bersama masyarakat.

Mereka menilai kehadiran Polri dapat dirasakan melalui berbagai kegiatan pelayanan, mulai dari membantu korban banjir dan bencana, mengawal arus mudik-balik, hingga membuka ruang dialog dengan mahasiswa.