Mereka turut mengajak seluruh elemen mahasiswa se-Jabodetabek untuk menjadi mitra kritis dan konstruktif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selain itu, para mahasiswa juga menyampaikan penolakan terhadap intervensi asing maupun kepentingan politik praktis yang dinilai berupaya melemahkan institusi Polri dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia berharap pada momentum Hari Pahlawan 10 November mendatang, Polri bisa memberikan kebijaksanaan dan pertimbangan kemanusiaan guna membebaskan rekan-rekan massa aksi yang masih ditahan di berbagai wilayah seluruh Indonesia.