NADIKABAR.COM — Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Ahmad Siddiq (UIN KHAS) Jember berunjukrasa memprotes proses pemilihan rektor di kampus tersebut. Protes berkaitan dengan transparansi hingga tidak dilibatkannya perwakilan mahasiswa yang berada di senat.
Aksi dimulai sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 16.15 WIB ini, diikuti mahasiswa UIN KHAS Jember dari berbagai elemen. Aksi berlangsung dari depan gedung Pascasarjana sampai depan Gedung Rektorat UIN KHAS Jember. Mereka berjalan kaki dan berorasi sembari memegang spanduk bertuliskan tentang gugatan terkait moral penjaringan rektor.
Ketua Senat Mahasiswa (SEMA), M. Oki Mabruri, menegaskan bahwa aksi ini murni inisiatif dari kelembagaan mahasiswa, mulai dari Republik Mahasiswa (RM) hingga organisasi ekstra (organda). Gerakan ini dipicu oleh kekecewaan mahasiswa atas minimnya transparansi dari pihak kampus.
"Ini murni inisiatif dari teman-teman kelembagaan mahasiswa, ada Republik Mahasiswa dan teman-teman organisasi ekstra. Ini sebagai bentuk keresahan kita karena hari ini ada ketidakjelasan posisi rektor dan proses penjaringan rektor itu sendiri," kata Oki, Kamis (3/9/2026).
Dia mengungkapkan, SEMA sebagai lembaga representasi mahasiswa sama sekali tidak dilibatkan maupun diberi tahu mengenai proses penjaringan pimpinan kampus tersebut.
"Kami pribadi dari kelembagaan, wabilkhusus Senat Mahasiswa sebagai representasi mahasiswa, tidak dilibatkan dalam proses apa pun. Bahkan sekadar pemberitahuan pun tidak ada," ujarnya.
Oki juga menyampaikan adanya anomali dalam tahapan penjaringan rektor. Salah satunya adalah kegiatan sosialisasi rektor yang digelar di luar daerah tanpa adanya pemberitahuan kepada mahasiswa.
"Kemarin kami sempat mendapat beberapa anomali. Terjadinya proses sosialisasi rektor yang diadakan di Lumajang itu pure tidak ada pemberitahuan sedikit pun kepada mahasiswa," ungkapnya.