Selain itu, para siswa mendapatkan pelatihan tata cara upacara pengibaran bendera Merah Putih. Kegiatan tersebut diharapkan membuat mereka lebih siap menjalankan tugas saat upacara bendera setiap Senin.
Pelatihan PBB dilakukan secara bertahap, mulai dari gerakan dasar di tempat hingga gerakan berjalan dan berhenti. Dengan metode praktik langsung, para siswa diharapkan lebih mudah memahami dan menerapkan materi yang diberikan.
Fachrudin mengatakan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pati menampung 320 siswa, terdiri atas 46 siswa SD, 183 siswa SMP, dan 91 siswa SMA. Para siswa tinggal di asrama yang disediakan sesuai jenjang pendidikan masing-masing.
Selain pembelajaran formal dan pelatihan kedisiplinan, sekolah membiasakan siswa mengikuti kegiatan keagamaan sesuai agamanya. Untuk siswa muslim, antara lain mengikuti salat berjamaah lima waktu, mengaji secara mandiri, serta belajar membaca Al Quran dengan pendampingan wali asrama dan tutor sebaya.
Sekolah merencanakan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa.