NADIKABAR.COM — Seorang perempuan berinisial B yang diketahui merupakan mahasiswa program doktor (S3) Universitas Indonesia (UI) ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Kedondong, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat pada Rabu (4/11).
Kasie Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan penemuan jasad korban bermula ketika pemilik kos mencium bau tidak sedap dari kamar korban. Singkat cerita, pemilik kos kemudian membongkar kamar korban sekitar pukul 15.00 WIB, lantaran pintu dalam keadaan terkunci.
"(Dan) menghubungi Pak RT dan menghubungi Satgas 110. kemudian datang dari Polsek Beji dan Polres Metro Depok untuk melakukan pemeriksaan dan Cek TKP," kata Hendra kepada wartawan, Jumat (6/11).
"Pada saat dilakukan cek TKP, di mana korban yang merupakan inisial B merupakan dalam keadaan telentang, dalam keadaan meninggal," sambungnya.
Hendra menyebut dari pemeriksaan, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Sebab, korban ditemukan dalam kondisi sudah mengalami pembusukan.
Hendra turut mengungkapkan dari hasil autopsi tidak menunjukkan ada tanda-tanda kekerasan. Polisi juga tidak menemukan barang milik korban yang hilang.
Masih dari hasil autopsi, ditemukan ada tanda pembengkakan jantung pada tubuh korban. Hendra menyebut keluarga korban sebelumnya juga pernah membawa korban berobat ke rumah sakit.
"Dari hasil autopsi, ditemukan bahwa korban mengalami pembengkakan jantung di mana keluarga juga pernah berobat, dibawa berobat di rumah sakit ya. Jadi penyebabnya kemungkinan disebabkan oleh karena sakit," tutur dia.
Lebih lanjut, Hendra membeberkan bahwa korban juga merupakan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini menempuh pendidikan S3 di UI.
"Iya, pekerjaan PNS dan sekarang sedang melakukan studi ya, S3 di UI," ucap dia.