Berdasarkan peringkat kualitas udara negara tersebut, angka API 0 hingga 50 mengindikasikan kualitas udara "baik", sementara 51 hingga 100 "sedang", 101 hingga 200 "tidak sehat", 201 hingga 300 "sangat tidak sehat", dan 301 ke atas "berbahaya". Data dari Sistem Pengelolaan Indeks Polutan Udara negara tersebut menunjukkan sebagian besar wilayah di Semenanjung Malaysia mencatat angka API dalam kategori tidak sehat per pukul 13.00, dengan negara bagian Selangor, Johor, dan Negeri Sembilan di pesisir barat sebagai wilayah yang paling terdampak.