NADIKABAR.COM β Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan penyaluran pembiayaan kepada UMKM harus berorientasi pada hasil yakni peningkatan produktivitas dan perkembangan usaha, bukan sekadar mengejar besarnya kredit yang disalurkan.
βKeberhasilan kredit program pemerintah tidak hanya bisa diukur dari seberapa besar dana yang berhasil kita salurkan, tetapi harus dilihat dari seberapa besar dampak pembiayaan tersebut bagi para pengusaha mikro kecil dan menengah,β kata Maman di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.
Langkah tersebut penting untuk memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.
Maman menyampaikan UMKM merupakan salah satu kekuatan utama ekonomi Indonesia dengan kontribusi sekitar 61 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) serta menyerap sekitar 95β97 persen tenaga kerja.
Menurut dia, besarnya kontribusi UMKM perlu diimbangi dengan dukungan pembiayaan yang mampu mendorong usaha berkembang, memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Karena itu, pemerintah perlu memastikan kredit yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing pelaku usaha.