Netanyahu sendiri tak akan berlama-lama di New York. Pesawat yang ditumpanginya juga menghindari bandara yang berada di New York.
Laporan surat kabar terkemuka Israel, Yedioth Ahronoth, seperti dilansir Middle East Monitor, Rabu (23/9/2026), menyebut pesawat Netanyahu tidak akan mendarat di Bandara Internasional John F Kennedy (JFK) di New York dalam kunjungan ke AS pada Kamis (24/9) waktu setempat. Laporan ini muncul di tengah kekhawatiran Mamdani dapat memerintahkan pesawat tersebut untuk segera pergi.
Pesawat Netanyahu, yang merupakan pesawat resmi negara Israel bernama Wing of Zion, dilaporkan akan mendarat di sebuah pangkalan militer di New Jersey atau di Bandara Internasional Newark Liberty, yang juga terletak di New Jersey.
Laporan Yedioth Ahronoth mengaitkan keputusan itu dengan 'kesulitan dalam berkoordinasi dengan otoritas AS' dan kekhawatiran bahwa Mamdani bisa saja memerintahkan Wing of Zion segera lepas landas sehingga membuat pesawat itu tidak bisa tetap berada di bandara selama Netanyahu menghadiri Sidang Umum PBB. Oleh karena itu, pesawat tersebut diperkirakan mendarat di New Jersey.
Kunjungan Netanyahu di New York juga dipersingkat, yakni tidak mencapai 24 jam. Laporan CBS News menyebut Netanyahu akan tiba di AS pada pagi hari, kemudian menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB, lalu segera terbang kembali ke Israel.
"Netanyahu memutuskan untuk mempersingkat kunjungannya ke New York secara signifikan dan tidak akan bermalam di sana karena kekhawatiran adanya protes," sebut sumber-sumber yang mengetahui masalah tersebut, seperti dikutip Yedioth Ahronoth dalam laporannya.
Netanyahu dijadwalkan akan berpidato di Sidang Majelis Umum PBB pada Kamis (24/9) waktu setempat. Netanyahu juga membatalkan rencana singgah di Texas untuk bertemu miliarder AS, Elon Musk.