"Ada tantangan dalam koordinasi, baik karena perlunya mendarat untuk mengisi bahan bakar atau karena pihak Amerika lebih memilih untuk tidak melakukan koordinasi di saat-saat akhir," kata sumber Israel yang berbicara kepada Yedioth Ahronoth.
Belum ada tanggapan langsung dari Israel atau AS terkait laporan ini.
Mamdani, seperti dilansir CBS News, menegaskan dirinya tidak menghasut kerusuhan yang menargetkan orang-orang Yahudi. Dia mengatakan ucapan Netanyahu tidak benar.
"Kita semua tahu bahwa apa yang disampaikan perdana menteri (Netanyahu-red) dalam video tersebut tidaklah benar," kata Mamdani.
Wali Kota New York berusia 24 tahun itu kemudian menyebut Netanyahu sebagai 'arsitek genosida' terhadap rakyat Palestina. Mamdani kembali mengungkit perintah penangkapan terhadap Netanyahu.
"Hal yang sebenarnya kita ketahui sebagai kebenaran terkait perdana menteri adalah dia merupakan subjek perintah penangkapan Mahkamah PIdana Internasional atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan," sebut Mamdani merujuk pada Netanyahu.
"Sebagai perdana menteri, dia adalah arsitek genosida mengerikan terhadap rakyat Palestina, dan bahwa baru beberapa hari lalu, militernya menewaskan seorang anak laki-laki berusia 11 tahun di lokasi yang dianggap zona aman di Gaza," sambungnya.