NADIKABAR.COM — Mantan kepala Dinas Intelijen Federal (BND) Jerman August Hanning ditangkap atas tuduhan spionase untuk kepentingan asing, demikian diumumkan Kantor Kejaksaan Federal Jerman pada Selasa.
"Pada hari ini, Kantor Kejaksaan Federal mengirim personel dari Kepolisian Pidana Federal untuk menahan Dr. August Hanning, warga negara Jerman ... Hanning diduga kuat terlibat dalam kegiatan spionase yang bersifat pengkhianatan," menurut pernyataan BND.
Mantan kepala BND itu didakwa memperoleh rahasia negara, berupaya melakukan tindak pengkhianatan, dan bertindak atas kepentingan dinas intelijen asing.
Selain Hanning, BND juga mengamankan pelaku kedua atas nama Manfred D. yang mengepalai aparatus BND di bawah Hanning pada periode 1998-2005 dan memegang posisi yang sama di bawah kepala dinas intelijen berikutnya.
Melalui posisinya, Manfred memiliki akses terhadap limpahan informasi yang bersifat amat rahasia.
Kantor Kejaksaan Federal menyebut bahwa hingga Juni 2022, Manfred menyerahkan sekitar 2.000 berkas, yang sebagian besar mengandung informasi rahasia, kepada si mantan kepala BND.
Penyelidikan federal mendapati Hanning menggunakan informasi rahasia tersebut dalam membuat analisis untuk seorang pekerja dinas intelijen asing.
Ia juga diduga kuat menjaga komunikasi dekat dengan pihak dinas intelijen asing yang lain untuk menyerahkan informasi politik yang mencantumkan berbagai data, termasuk yang berasal dari Manfred.
Pada awal Mei 2026, material tentang Hanning dan Manfred diserahkan kepada Kantor Kejaksaan Federal Jerman untuk ditindaklanjuti.
Penerjemah: Nabil Ihsan