NADIKABAR.COM — Mantan Presiden Haiti Joseph Michel Martelly mendaftarkan diri secara daring sebagai calon presiden dalam pemilihan umum mendatang pada Jumat (16/10).

Pendaftaran tersebut menambah jumlah kandidat presiden yang telah terdaftar menjadi 16 orang, menurut laporan The Haitian Times.

Martelly mendaftar melalui Debloke, sebuah koalisi politik yang mencakup mantan anggota Partai Haiti Tet Kale (PHTK), yang pernah dipimpinnya. Pendaftarannya masih bersifat sementara dan menunggu penyerahan dokumen serta persetujuan Dewan Pemilihan Umum Sementara Haiti (CEP).

Langkah tersebut menyusul perubahan dekret pemilu pada 6 Oktober yang menghapus kewajiban bagi kandidat untuk menyerahkan surat keterangan dari Bank Republik Haiti.

Perubahan itu mengurangi salah satu hambatan bagi individu yang terdampak sanksi, meskipun sanksi Amerika Serikat masih berpotensi menghalangi kandidat yang masuk dalam daftar pihak yang dikenai sanksi.

Sanksi, penolakan publik, dan penundaan pemilu