"Kami selalu mengambil risiko, tetapi saya mampu finis ketujuh. Sepanjang karier, saya belum pernah finis sejauh itu dari posisi terdepan. Bahkan, sebelumnya saya tidak pernah membayangkan hal itu," imbuhnya.

Márquez menilai gelar juara dunia yang diraihnya pada 2025 telah mengubah cara pandangnya terhadap karier. Ia kini memahami bahwa tidak setiap hari akan berjalan sesuai harapan, termasuk ketika hasil balapan tak sesuai target.

"Setelah memenangi kejuaraan tahun lalu, saya memahami bahwa tidak setiap hari selalu cerah. Ada hari-hari ketika segalanya tidak berjalan baik, dan saya bisa menerimanya. Tidak masalah," katanya.