Perubahan pandangan itu juga memengaruhi cara Márquez memikirkan akhir kariernya. Menurut dia, jumlah gelar yang diraih tidak akan menentukan bagaimana ia mengakhiri perjalanan di MotoGP. Ia ingin pensiun dengan perasaan bebas dan berdamai dengan dirinya sendiri.

"Menjuarai satu gelar lagi atau satu gelar lebih sedikit tidak akan mengubah cara saya pensiun. Saya akan merasa bebas dan berdamai dengan diri sendiri," tuturnya.

Dengan pandangan tersebut, Márquez tak lagi menempatkan tambahan gelar sebagai penentu kepuasan pribadinya. Ia tetap berkompetisi di level tertinggi, tetapi kini lebih bisa menerima bahwa ada kalanya hasil balapan tidak berjalan sesuai keinginan.