Jude Bellingham juga kesulitan memberikan ancaman berarti. Gelandang Inggris tersebut hanya sekali melepaskan ancaman ke arah gawang Betis.

Ironisnya, pemain yang justru tampil paling menjanjikan malah Arda Guler. Pemain asal Turki itu menjadi sumber kreativitas Madrid dengan menciptakan tiga peluang untuk rekan-rekannya.

Guler berusaha membuka pertahanan Betis yang tampil rapat. Akan tetapi, Mourinho justru menariknya keluar pada menit ke-64 dan memasukkan Yan Diomande.

Keputusan tersebut kemudian menjadi sorotan media Spanyol, AS. Pergantian itu dianggap memperlihatkan bahwa Mourinho masih menghadapi persoalan yang sama seperti yang pernah menghantui Madrid: sulitnya menyentuh para pemain bintang.