Oleh karena itu, Prof Tjandra menekankan pentingnya pemerintah untuk terus memberikan informasi faktual terkait kadar abu vulkanik di wilayah masyarakat masing-masing.

"Karena kan beda-beda kadarnya kan? Kalau bisa pagi sore diberitahukan bahwa hari ini sedang sekian, sore sedang sekian sehingga orang bisa lebih waspada," katanya.

"Tetapi apapun kadar itu, masker itu tidak bisa 100 persen menjamin (terhindar dari paparan), yang ada dalam rekomendasi itu gunakan masker. Apakah itu N95 atau bukan, tentu saja N95 akan lebih bagus karena proteksinya lebih baik," tutupnya.