Dijelaskan FJTT merupakan even tahunan yang digelar sejak 30 tahun silam. Setiap tahun pihaknya terus melakukan perbaikan, hingga bisa menembus KEN Kemenpar.
Tony menambahkan festival jaranan nanti akan diikuti oleh kategori jaranan bocah diikuti 17 peserta, kategori remaja 17 peserta, kategori umum Turonggo Yakso 9 peserta, serta kategori umum non-Turonggo Yakso sebanyak 15 peserta.
"Untuk peserta bervariasi ada yang dari lokal Trenggalek dan ada juga dari luar kota, seperti Malang, Blitar, Pacitan, Ponorogo, dan Tulungagung. Untuk non-Turonggo Yakso memang lebih banyak pesertanya," jelasnya.
Tidak hanya pertunjukan dan perlombaan, FJTT 2026 juga dikemas sebagai ruang edukasi dan penguatan ekosistem seni jaranan. Sejumlah kegiatan pendukung disiapkan, mulai dari pameran jaranan, pemutaran film, sosialisasi properti jaranan, hingga sarasehan bersama para pelaku seni.