"Harapannya festival ini tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan dampak terhadap ekonomi dan budaya lokal. Masyarakat bisa menikmati pertunjukan, sementara para pelaku seni juga mendapatkan ruang untuk berkembang," jelas Tony.

Berbeda dengan tahun lalu, FJTT 2026 rencananya akan diberlakukan sistem tiket masuk bagi penonton. Namun, untuk masyarakat yang tidak dapat menonton langsung, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Kominfo Trenggalek untuk diselenggarakan siaran langsung.

"Kami berharap penyelenggaraan FJTT 2026 mampu memenuhi standar KEN dan kembali menjadi bagian dari kalender Karisma Event Nusantara pada tahun-tahun berikutnya," jelasnya.