NADIKABAR.COM — Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) bakal digelar lebih spektakuler setelah masuk dalam Karisma Even Nusantara (KEN) 2026. Kualitas penyelenggaraan acara ditingkatkan dengan standar berskala nasional.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Tony Widianto mengatakan, FJTT akan digelar di alun-alun kota pada 20-26 September 2026 dengan menampilkan puluhan peserta.

"Karena sudah masuk KEN, tentu ada standar yang harus kita penuhi, mulai dari manajemen event, penyelenggaraan, sampai arsitektur pertunjukannya. Semuanya menyesuaikan standar even nasional," kata Tony, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya seluruh proses persiapan telah dilakukan secara matang dan mendapatkan kurasi langsung dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pihaknya optimistis mampu memberikan sajian terbaik dalam FJTT 2026.

Dijelaskan FJTT merupakan even tahunan yang digelar sejak 30 tahun silam. Setiap tahun pihaknya terus melakukan perbaikan, hingga bisa menembus KEN Kemenpar.

Tony menambahkan festival jaranan nanti akan diikuti oleh kategori jaranan bocah diikuti 17 peserta, kategori remaja 17 peserta, kategori umum Turonggo Yakso 9 peserta, serta kategori umum non-Turonggo Yakso sebanyak 15 peserta.

"Untuk peserta bervariasi ada yang dari lokal Trenggalek dan ada juga dari luar kota, seperti Malang, Blitar, Pacitan, Ponorogo, dan Tulungagung. Untuk non-Turonggo Yakso memang lebih banyak pesertanya," jelasnya.

Tidak hanya pertunjukan dan perlombaan, FJTT 2026 juga dikemas sebagai ruang edukasi dan penguatan ekosistem seni jaranan. Sejumlah kegiatan pendukung disiapkan, mulai dari pameran jaranan, pemutaran film, sosialisasi properti jaranan, hingga sarasehan bersama para pelaku seni.

"Harapannya festival ini tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan dampak terhadap ekonomi dan budaya lokal. Masyarakat bisa menikmati pertunjukan, sementara para pelaku seni juga mendapatkan ruang untuk berkembang," jelas Tony.

Berbeda dengan tahun lalu, FJTT 2026 rencananya akan diberlakukan sistem tiket masuk bagi penonton. Namun, untuk masyarakat yang tidak dapat menonton langsung, pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Kominfo Trenggalek untuk diselenggarakan siaran langsung.

"Kami berharap penyelenggaraan FJTT 2026 mampu memenuhi standar KEN dan kembali menjadi bagian dari kalender Karisma Event Nusantara pada tahun-tahun berikutnya," jelasnya.