Ia menilai balapan di Sepang tidak mudah karena suhu panas dan karakter lintasan yang menguras tenaga. Di Giannantonio berharap bisa mengulang performa bagus saat tes pramusim.

"Saya berharap bisa kembali mendapatkan feeling seperti saat tes karena ketika itu saya sangat cepat. Semoga balapan pada Minggu bisa berlangsung dalam kondisi normal. Belakangan ini banyak hal terjadi, termasuk pembatalan balapan di Phillip Island. Saya berharap kami bisa menunjukkan potensi yang sebenarnya," tuturnya.

Di Giannantonio juga menolak anggapan bahwa Sepang merupakan sirkuit yang secara khusus menguntungkan Ducati. Menurutnya, persaingan Ducati dan Aprilia musim ini sudah terlalu ketat untuk mengategorikan sebuah trek sebagai milik salah satu pabrikan.

"Kita sudah memasuki seri ke-19 musim ini. Saya rasa sekarang sudah jelas bahwa tidak ada sirkuit khusus Ducati ataupun sirkuit khusus Aprilia. Kedua pabrikan dan para pebalapnya melakukan pekerjaan yang luar biasa," ujarnya.

"Setiap kali salah satu mengalahkan yang lain, itu berarti tim, pebalap, dan motornya tampil lebih baik daripada para pesaing. Jadi, kita sebaiknya berhenti membicarakan sirkuit Ducati atau sirkuit Aprilia."