"Korban dibawa oleh keluarga dan masyarakat ke Puskesmas, namun akhirnya meninggal dunia," imbuh Hermansyah.

Akibat tertimpa tembok, ER mengalami luka di beberapa bagian tubuh, mulai dari kaki dan tangan hingga kepala serta pelipis. Kondisi tersebut kemudian membuat korban harus segera mendapatkan penanganan medis setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.

"Untuk luka ada di bagian kaki, tangan, serta luka dan goresan di kepala, termasuk pelipis," ujarnya.

Saksi mata Nuryanto mengatakan, terdapat empat anak yang bermain petak umpet sebelum kejadian. Saat permainan berlangsung, ER berada di sekitar pagar atau tembok kamar mandi yang sudah lama tidak digunakan tersebut.

"Empat orang, empat anak," kata Nuryanto saat ditanya jumlah anak yang bermain.

Nuryanto menyebut bangunan yang roboh merupakan tembok pagar kamar mandi lama. Kondisi tembok tersebut disebut sudah lapuk dan roboh secara tiba-tiba saat tidak ada angin kencang.

"Kerobohan tembok pagar kamar mandi," ujar Nuryanto.