"Sudah lapuk. Tidak ada angin, tiba-tiba roboh," jelasnya.
Nuryanto mengatakan ER mengalami luka pada bagian kepala setelah tertimpa tembok dan diduga sudah tidak sadarkan diri. Warga kemudian segera membawa korban ke Puskesmas Bungkal untuk mendapatkan pertolongan.
"Lukanya di kepala. Sepertinya sudah tidak sadar," tambah Nuryanto.
Namun, setelah dibawa ke puskesmas, nyawa ER tidak dapat diselamatkan.
"Terus dibawa ke Puskesmas, kemudian meninggal," pungkasnya.
Polisi menyebut keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak mana pun. Tidak ada laporan mengenai tuntutan keluarga terhadap pihak lain terkait robohnya tembok kamar mandi tersebut.
"Dari pihak keluarga tidak menuntut kepada pihak mana pun. Keluarga sudah menerima kejadian tersebut dan menganggapnya sebagai musibah," katanya.