Pemanfaatan AI dalam film ini tidak menggantikan peran kreator maupun pembuat film, melainkan menjadi pendukung proses produksi. Pengembangan konsep, penulisan naskah, penentuan arah kreatif, proses penyuntingan, quality control, hingga persetujuan akhir tetap berada di bawah kendali dan pertimbangan kreatif tim produksi.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Kemas M. Fadhli, mengungkapkan bahwa adopsi teknologi dalam produksi film ini bertujuan untuk memperkuat sisi kreativitas tanpa mengesampingkan peran manusia. Eksplorasi yang dilakukan diharapkan dapat membuka peluang pendeketan kreatif baru dalam produksi konten.

"Bagi kami, pemanfaatan teknologi tidak semata-mata tentang mengadopsi inovasi baru, tetapi tentang bagaimana inovasi tersebut dapat memberikan nilai yang lebih besar bagi pelanggan. Eksplorasi yang dilakukan melalui 'Rahasia Pernikahan' menunjukkan bagaimana teknologi dapat mendukung proses kreatif sekaligus membuka peluang bagi pengembangan pendekatan kreatif baru dalam menghasilkan konten dengan kreativitas dan penilaian manusia tetap menjadi fondasi utama," ujar Kemas dalam keterangan tertulis Kamis, (15/10/2026).