Menurut dia, sinergi antarunit dan antarspesialis di Mayapada Hospital telah mengoptimalkan penanganan kasus kegawatdaruratan stroke hingga kasus kompleks seperti bedah otak kondisi sadar (awake brain surgery) dan penanganan tumor hipofisis melalui teknik teropong rongga hidung (endoskopi transnasal).

Kualitas layanan Mayapada Hospital Jakarta Selatan juga telah mendapat pengakuan resmi dari Organisasi Stroke Dunia (World Stroke Organization/WSO) sebagai rumah sakit siaga stroke.

Pengakuan tersebut diberikan atas keunggulan kecepatan penanganan dengan protokol internasional penanganan cepat stroke (Door-to-Needle), ketepatan diagnosis, perawatan terstruktur, serta kelengkapan fasilitas pemulihan pasien.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Mayapada Hospital Jakarta Selatan Joyce Rahayu Kusumariyadi menambahkan bahwa kesiapan penanganan kegawatdaruratan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu (24/7) serta penerapan standar internasional merupakan komitmen utama rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan yang aman, cepat, dan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia.