Kini, para siswa dapat menikmati makanan bersama di aula sekolah. Antusiasme mereka terlihat ketika hidangan tiba, terutama jika menu yang disajikan merupakan makanan kesukaan atau dilengkapi buah-buahan.

Menurut Nurhasanah, program tersebut juga membantu keluarga dengan keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan makan anak selama berada di sekolah.

Selain memenuhi kebutuhan pangan, kegiatan makan bersama menjadi kesempatan bagi guru untuk membimbing siswa membiasakan perilaku positif, seperti membaca doa sebelum makan dan menerapkan tata cara makan yang baik sesuai nilai-nilai Islam.

Meski demikian, ia menilai perhatian terhadap kebutuhan makanan setiap siswa tetap diperlukan, karena mereka memiliki kondisi dan selera yang berbeda. Sebagian siswa, misalnya, masih kurang menyukai sayuran hijau.