Sudaryono menuturkan, sekitar 97 persen dari total anggaran atau sekitar Rp 232,8 triliun akan dialokasikan untuk program MBG. Sementara sisanya, digunakan untuk operasional BGN, termasuk pengawasan program MBG hingga gaji pegawai ASN BGN hingga kepala SPPG yang berjumlah 30.000 orang.

"Kalau 3% kali Rp 240 triliun untuk fungsi pengawasan, untuk kemudian monitoring gaji-gaji termasuk gaji kepala SPPG. Jadi yang dipakai untuk Rp 240 triliun itu yang dipakai secara rencana kita mau konversi menjadi MBG itu adalah 97% x Rp 240 triliun," tambah ia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan anggaran program makan bergizi gratis (MBG) untuk 2027 mencapai Rp 240 triliun. Anggaran MBG tahun depan masih dialokasikan dalam pos anggaran pendidikan yang nilainya mencapai Rp 820,9 triliun."Kaitannya untuk MBG sekitar Rp 240 triliun untuk MBG," ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026).