NADIKABAR.COM — MCI One More resmi menjalin kerja sama dengan platform media sosial lokal PT Hyppe Teknologi Indonesia guna memperluas ekosistem digital serta mendorong penyebaran konten positif di tengah persaingan industri media sosial yang kian ketat.
Direktur Utama PT MCI, Wilson Mandalaputra, menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini diambil tanpa mengubah fokus bisnis utama perusahaan di bidang kesehatan, kecantikan, dan gaya hidup.
"Kami tidak melihat sebuah kolaborasi hanya dari seberapa besar sebuah platform hari ini. Kami melihat kesamaan semangat, potensi, dan apa yang bisa dikembangkan bersama. Ketika ada karya Indonesia yang memiliki potensi untuk berkembang, kami tentu terbuka untuk memberikan ruang dan bertumbuh bersama," kata Wilson dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Sementara itu, Direktur Utama PT Hyppe Teknologi Indonesia, Magindran Marieappan, menyambut baik dukungan tersebut dan menyebut MCI One More sebagai mitra awal yang siap tumbuh bersama platformnya.
"Jadi, Transformasi Content Creator itu adalah program RNI bersama Hyppe. Hadiahnya Rp2 miliar. Semua orang boleh ikut," ujar Magindran.
Melalui jaringan komunitas MCI One More yang tercatat mencapai lebih dari dua juta anggota, kolaborasi ini didorong mampu membuka ruang partisipasi masyarakat dalam menciptakan konten kreatif bermutu.
Salah satu implementasi awal dari sinergi ini adalah program Transformasi Content Creator dengan total hadiah mencapai Rp2 miliar.
Program kompetisi bertahap dari tingkat regional hingga nasional tersebut menyediakan 10 kategori tantangan, yang berpotensi bertambah menjadi 11 kategori dengan masuknya segmen khusus dari MCI One More.
Peserta yang terlibat juga berpeluang meraih sertifikasi melalui dukungan kementerian dan instansi terkait.
Direktur Program dan Produksi RRI, Mistam, menekankan pentingnya menjaga ruang digital agar tetap diisi oleh materi yang bermakna dan edukatif.
Mistam menilai bahwa media dan kreator konten memegang peranan penting dalam memperkuat nilai kebangsaan, memperkenalkan potensi daerah, serta membendung maraknya konten negatif seperti ujaran kebencian di internet.
Menurutnya, potensi budaya lokal yang melimpah dari tingkat desa hingga provinsi dapat menjadi bahan materi kreatif jika didukung oleh pelatihan dan pendampingan yang tepat.
Meski menawarkan potensi integrasi komunitas yang besar, keberhasilan sinergi antara MCI One More dan Hyppe masih bergantung pada eksekusi program di lapangan.
Tantangan seperti transparansi kompetisi, pembinaan kreator yang berkelanjutan, hingga daya saing platform lokal di tengah dominasi media sosial global menjadi faktor kunci yang perlu diuji.