Pertemuan yang sedianya menjadi forum mediasi justru memanas. Karena tidak tercapai kesepakatan, adu mulut di antara kedua kelompok tak terhindarkan hingga situasi berubah menjadi kekerasan fisik.

Dalam ketegangan tersebut, salah satu korban berinisial N (30) diduga membacok H (29). Tak terima rekannya diserang, kelompok HM alias H lantas melakukan perlawanan balik secara brutal.

"Atas peristiwa tersebut, korban atau Pelapor mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam jenis golok," katanya.