Sementara itu, pihak penengah dari Arab mengatakan Iran belum memberikan konsesi apa pun sejak Trump menolak usulan gencatan senjata dari Teheran.

Para pejabat Teluk mengatakan Iran ingin AS memberikan konsesi terlebih dahulu sebelum negosiasi dilanjutkan.

Perdana Menteri (PM) Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani, yang negaranya berperan sebagai perantara pesan antara AS dan Iran, mengatakan konflik tersebut semakin sulit diselesaikan.

"Konflik ini sangat kompleks," katanya.