"Saya terkejut, saya terluka, dan saya sangat kesal karena putra saya melontarkan tuduhan ini kepada saya. Saya tidak akan pernah melakukan apa yang dituduhkan," ungkap Thomas kepada The Daily Mail.
"Ini adalah hal terburuk yang bisa dituduhkan seseorang kepada saya," tuturnya.
Pihak Kepolisian Metropolitan London belakangan mengonfirmasi bahwa mereka mengetahui laporan media soal peredaran surat tahun 2018 tersebut.
Namun, mereka berdalih sedang melakukan penyelidikan internal dan mengklarifikasi bahwa pihaknya belum pernah dan tidak sedang menyelidiki Thomas Sr. yang kini menetap di luar Inggris.
Sementara itu, Biro Investigasi Federal AS (FBI) memastikan sudah memantau kasus ini.
Mereka menyatakan siap memberikan dukungan kepada pihak berwenang di Filipina untuk menyelidiki setiap potensi pelanggaran hukum federal Amerika Serikat terkait tuduhan tersebut.