NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Dudung secara resmi meninggalkan jabatan terakhirnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan setelah sebelumnya dilantik pada Senin (27/4).

Posisi Dudung digantikan oleh mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn.) Listyo Sigit Prabowo.

Dudung sendiri sudah berkarier cukup lama di dunia militer. Bahkan dia sempat menempati jabatan tertinggi di jajaran TNI AD pada akhir masa penugasannya, yakni sebagai Kepala Staf TNI AD (KSAD) di era Presiden Ke-7 RI Joko Widodo.

Dudung mengawali karier militernya usai lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada 1988. Putra kelahiran Bandung, Jawa Barat, langsung masuk dalam Korps Infanteri TNI AD.

Masuk Korps Infantri menjadi awal dimulainya pengabdian panjang Dudung di dunia militer.

Semasa mudanya, Dudung sempat berdinas di Batalyon Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bakti yang bermarkas di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dia dipercaya memimpin komandan peleton sejak 1989-1994.

Yonif Raider Khusus 744 juga pernah menjadi tempat penugasan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) setidaknya pada 1986-1988. Yonif RK 744 pada masa-masa SBY dan Dudung bertugas menjadi satuan tempur utama yang dikerahkan untuk menumpas pemberontakan di Timor Timur.