Potensi transaksi diraih berkat kesepakatan kerja sama ekspansi kuliner ke luar negeri dengan nilai transaksi Rp 5,9 triliun. Kesepakatan ekspansi tersebut untuk menyasar lima negara, yakni Belanda, India, Malaysia, Arab Saudi, dan Mesir.

Sesi business matching berhasil menyumbang potensi transaksi sebesar Rp 46,85 miliar dari hasil pertemuan UMKM pangan lokal dengan sekitar 50 perusahaan mitra, termasuk jaringan ritel, restoran, dan PT KAI Services.

Selain itu, pameran ini juga mencatatkan transaksi langsung di tempat senilai Rp 4,06 miliar untuk pembelian produk kuliner dan pangan kemasan.

"Kami harap, transaksi yang tercipta di Pangan Nusa Expo 2026 dapat berkelanjutan. Selain itu fasilitasi promosi, kerja sama bisnis, dan perluasan akses pasar yang dilakukan pada pameran dapat makin memperkuat daya saing UMKM pangan dan kuliner Indonesia," tutur Busan.