NADIKABAR.COM — Iran menegaskan bahwa kapal-kapal militer Amerika Serikat (AS) tidak akan pernah diizinkan untuk memasuki kawasan Teluk "dalam situasi apa pun". Penegasan ini disampaikan di tengah meningkatnya ancaman dari AS, juga Israel, mengenai kemungkinan serangan baru terhadap Iran.
Presiden AS Donald Trump, saat berbicara dalam kampanye pemilu sela untuk Partai Republik di Florida pada Jumat (23/10), mengisyaratkan bahwa AS mungkin akan melancarkan operasi militer baru terhadap Iran, jika Teheran tidak menyepakati penyelesaian konflik melalui negosiasi.
Secara terpisah, Duta Besar AS untuk Turki, Tom Barrack, mengatakan bahwa Washington dapat melancarkan serangan terbaru terhadap Teheran paling cepat pada akhir pekan ini.
"Kami tidak akan mengizinkan kapal-kapal militer AS berada di Teluk Persia dalam situasi apa pun dan kapan pun," tegas Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Ali Abdollahi, dalam pernyataan terbarunya, seperti dilaporkan televisi pemerintah Iran dan dilansir AFP, Sabtu (24/10/2026).