Usai menyelesaikan kuliah, ia kemudian mengajar ekonomi di sejumlah sekolah. Meski berstatus guru, kecintaannya terhadap teater tak pernah padam. Seusai mengajar, ia tetap aktif mengikuti latihan drama, bermain ketoprak, hingga bergabung dengan kelompok teater.

"Profesi utama ya guru, sampai pensiun. Tapi memang beberapa kali masih aktif lah ikut ketoprak, teater. Pensiun sudah 2019, terakhir mengajar di SMKN 1 Bantul itu," tuturnya.

Dua dunia itu akhirnya berjalan beriringan. Pengalaman sebagai pemain teater justru dibawanya ke dalam ruang kelas.

"Kalau mengajar ekonomi saya pakai drama. Anak-anak saya suruh bermain peran," katanya.

Menurut Susilo, pelajaran ekonomi akan lebih mudah dipahami jika siswa tidak hanya mendengar penjelasan guru, tetapi juga terlibat langsung dalam sebuah simulasi.

Dalam proses belajar mengajar, ia membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. Masing-masing mendapat peran berbeda sesuai materi yang sedang dipelajari.