Tak lama berselang, informasi mengenai pemadaman listrik total atau blackout di Batam menyebar melalui media sosial dan media massa. Gangguan tersebut kemudian meluas ke Pulau Bintan, yang meliputi Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Saat itu, penyebabnya belum diketahui secara pasti.

Pemadaman terjadi di Pulau Bintan karena sistem kelistrikannya terhubung dengan Pulau Batam melalui jaringan interkoneksi kabel laut tegangan tinggi 150 kilovolt (kV) yang dikelola PT PLN Batam.

Ketika sistem utama mengalami gangguan, pasokan listrik kepada pelanggan di kedua wilayah yang saling terhubung itu ikut terdampak.

Listrik di rumah Rio dan warga sekitar Kampung Bugis padam sejak pukul 06.30. Pasokan sempat pulih pada pukul 12.00 dan kesempatan itu dimanfaatkan Rio untuk melanjutkan produksi dan memanggang roti secukupnya. Namun, ia mengaku tetap khawatir listrik akan kembali padam.