Kegiatan yang diikuti perwakilan 11 negara anggota ASEAN ini merupakan bentuk implementasi dari ASEAN Health Cluster 4: Ensuring Food Safety (Klaster Kesehatan ASEAN 4: Memastikan Keamanan Pangan).
Simulasi tersebut menguji mekanisme Respons Darurat Keamanan Pangan (Food Safety Emergency Response), mulai dari deteksi dini dan penilaian risiko hingga koordinasi lintas sektor, komunikasi risiko, serta respons cepat terhadap insiden yang mengancam kesehatan masyarakat.
Hasil evaluasi menunjukkan sejumlah kelemahan yang perlu ditangani. Sebagian negara masih menyusun atau memfinalisasi rencana tanggap darurat nasional. Koordinasi antara titik kontak Peraturan Kesehatan Internasional (International Health Regulations) dan jaringan otoritas keamanan pangan internasional juga perlu diperkuat.