Di hadapan para santri, ia memberikan motivasi agar mereka tekun belajar dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan global. Salah satu hal yang mendapat perhatian dia adalah pentingnya penguasaan bahasa asing.

PPST Ar-Risalah Lirboyo mengembangkan pembelajaran sejumlah bahasa, di antaranya bahasa Arab, Inggris, dan Mandarin.

Ia mendorong para santri untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh.

β€œBelajarlah bahasa sebanyak-banyaknya. Bahasa adalah jendela untuk mengenal dunia. Dengan menguasai bahasa, santri dapat berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat yang lebih luas,” katanya.

Kunjungan ke Ponpes Al Amin dan Ar-Risalah menjadi bagian dari penguatan perhatian Kementerian Agama terhadap pesantren secara lebih komprehensif. Hal ini sejalan dengan hadirnya Direktorat Jenderal Pesantren yang secara khusus menangani pengembangan dan penguatan ekosistem pesantren.