Menag mengatakan peran santri saat ini sudah luas. Santri mesti berperan dalam pembangunan bangsa, tidak hanya melalui pendidikan agama, tetapi juga penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, penguatan karakter, kemandirian ekonomi, serta pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, kata dia, santri hari ini bisa menjadi apa saja, tidak terbatas dalam keilmuan keagamaan semata. Banyak pejabat publik, ilmuwan, dan profesi lainnya berasal dari para santri.
βSantri bisa menjadi apa saja, mulai dari ulama, ilmuwan, pendidik, pengusaha, hingga pemimpin bangsa. Selama terus belajar, bersungguh-sungguh, dan mengabdikan ilmunya bagi kemajuan Indonesia,β ujar Menag.
Menurut Menag, pesantren memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter bangsa. Di pesantren, ilmu diajarkan, akhlak dibentuk, kemandirian ditumbuhkan, dan pengabdian ditanamkan.