Ia mencontohkan pekerja pemilah sampah yang selama ini banyak berada di sektor informal. Padahal, mereka memiliki kontribusi penting dalam ekosistem ekonomi sirkular.
Karena itu, pemerintah berupaya memperkuat pengakuan profesi pemilah sampah, meningkatkan keterampilan mereka agar mampu mengolah material menjadi produk bernilai tambah, serta memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Untuk menangkap peluang tersebut, Yassierli menekankan pentingnya menyiapkan kompetensi tenaga kerja melalui peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan ulang (reskilling).
βKita harus menyiapkan tenaga kerja yang kompeten agar mampu mengambil peluang dari perubahan industri ini. Dan yang tidak kalah penting, kita berkewajiban melindungi mereka dari aspek kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan jaminan sosial,β ujarnya.