Luapan polutan ini tak hanya memotong jarak pandang di alur pelayaran Sungai Musi dan area bandara hingga tersisa 600 meter, tetapi juga langsung memicu lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah masyarakat.
Menanggapi derita warga yang mengeluhkan mata perih, batuk, hingga sesak napas, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menginstruksikan seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan kecamatan untuk bersiaga penuh.
Pemkot Palembang membagikan masker gratis, memantau level ISPU secara berkala, serta menyiagakan tabung oksigen dan ruang pemulihan bagi warga yang membutuhkan penanganan medis intensif. Aktivitas belajar-mengajar di sekolah pun sempat dialihkan secara daring guna melindungi anak-anak dari paparan racun udara.