Setelah sempat terhenti, penghargaan ini kembali diselenggarakan sejak 2025 oleh Yayasan Richard Oh Kusala Indonesia sebagai upaya melanjutkan perhatian terhadap perkembangan sastra Indonesia. KSK 2026 diselenggarakan atas dukungan Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Astra, dan Falcon Pictures.

Tiga buku ditetapkan sebagai pemenang KSK 2026, yaitu Ikhtiar yang Tak Benar-Benar karya Nukila Amal, terbitan Kepustakaan Populer Gramedia untuk kategori Novel; Hantu Ulang-alik karya Ratri Ninditya, terbitan baNANA untuk kategori Kumpulan Cerita Pendek; dan Nusantara, Amnesia karya Ari Pahala Hutabarat, terbitan Lampung Literature untuk kategori Kumpulan Puisi.

Turut hadir dalam momentum penghargaan sastra ini, yakni Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional Anissa Rengganis; Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Hafidz Muksin; General Manager Corporate Communications PT Astra International Tbk Windy Riswantyo; serta Dewan Juri Kusala Sastra Khatulistiwa 2026, yakni Ni Made Purnama Sari, Andina Dwifatma, Arif Bagus Prasetyo, Martin Suryajaya, dan Saras Dewi.

Kementerian Kebudayaan berharap apresiasi terhadap karya dan talenta sastra Indonesia terus berkembang serta menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem sastra nasional.

Kolaborasi antara pemerintah, sastrawan, komunitas, penerbit, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan semakin membuka ruang bagi karya sastra Indonesia untuk dikenal di ranah global.