Ia menambahkan, koleksi museum menggambarkan keragaman tradisi perkerisan Nusantara yang tidak hanya berkembang di Pulau Jawa, tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera, Bali, Lombok, Sumbawa, Sulawesi, Kalimantan, hingga kawasan timur Indonesia.
Fadli mengatakan revitalisasi museum merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperbarui museum dan cagar budaya di Indonesia.
Ia berharap museum-museum di Indonesia dapat berkembang menjadi pusat edukasi, pusat budaya, pusat informasi, sekaligus kantong budaya yang turut memperkuat jati diri dan identitas bangsa.
"Revitalisasi tidak boleh berhenti hanya pembenahan fisik, bangunan dan fasilitas. Revitalisasi harus diikuti penguatan tata kelola, kurasi, riset, digitalisasi, narasi, serta penguatan akses terhadap pengetahuan," kata Menbud.
Menurut dia, revitalisasi Museum Keris Indonesia diharapkan tercermin dalam pengelolaan koleksi, penyusunan alur cerita pameran (storyline), narasi kuratorial, serta pengembangan program edukasi yang mampu menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda.