"Kita ingin memastikan pasokan barang-barang ke NTT berjalan dengan baik. Kita sudah koordinasi dengan dinas dan distributor pemasok di luar NTT, seperti dari NTB atau Jawa Timur. Itu sudah kita komunikasikan agar bisa didistribusikan ke NTT supaya pasokannya cukup," jelasnya.

Budi juga menjamin proses distribusi bahan pokok ke NTT akan terus dipantau secara ketat. Ia menyebut koordinasi antar-lembaga terus diperkuat setiap saat.

"Distribusi bagus berjalan lancar ya. Kita terus koordinasi dan kita bisa melihat perkembangannya setiap saat," ungkapnya.

Untuk memastikan tidak ada lonjakan harga signifikan di NTT, Kemendag mengandalkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Lewat sistem tersebut, Budi menyebut pergerakan harga dan stok dipantau secara realtime setiap hari.