"Pengawasan kita ada namanya SP2KP. Di setiap dinas itu ada pengawasan harga, baik dari sisi harga maupun pasokannya. Kami bisa melihat tiap hari karena kontributor SP2KP menginput data ke aplikasi kita setiap hari, jadi bisa kita monitor terus," tegas Budi.
Terkait perbaikan permanen sarana perdagangan yang rusak, nantinya akan ada tim khusus yang menangani tindak lanjutnya. Namun, untuk saat ini, langkah-langkah darurat telah disiapkan agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.
"Nanti akan ada timnya untuk itu (perbaikan). Tapi saat ini identifikasi dan langkah-langkah daruratnya seperti apa sudah kita bicarakan," pungkasnya.