“Ya memang ini kan koperasi juga sedang berjalan ya, sedang proses. Tetapi kemarin selain Koperasi Desa Merah Putih, ada juga yang koperasi yang lama ya, koperasi yang sudah existing, seperti di Jembrana, tapi kemarin yang di Jember itu Koperasi Desa,” ujarnya.
Selain koperasi, Budi mengatakan program Desa Bisa Ekspor juga menyasar para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di desa, hingga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Menurut Mendag, upaya ini penting agar perputaran roda perekonomian juga bisa berjalan di desa, yang dinilai memiliki banyak potensi komoditas atau produk yang dapat dipasarkan ke panggung internasional.