β€œKita prioritaskan yang aktivitasnya itu di desa karena kita ingin perputaran ekonominya tidak hanya di kota, tapi di desa pun berkembang. Karena kalau kita lihat banyak potensi yang ada di desa,” kata dia.

Ia menambahkan, Kemendag juga memberikan fasilitas untuk mempertemukan pelaku usaha desa dengan calon pembeli dari luar negeri dengan memanfaatkan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di berbagai negara.

β€œEkspor itu kuncinya adalah buyer (pembeli). Kalau sudah dapat buyer, nanti belajarnya gampang, pasti kita ajari. Tapi bagaimana mendapat buyer itu yang tidak mudah, makanya kita terutama untuk desa dan untuk UMKM ini kita fasilitasi melalui business matching dengan perwakilan kita di luar negeri,” ujar pria yang juga akrab disapa Busan itu.