NADIKABAR.COM — Impor kereta rel listrik (KRL) bukan baru alias bekas asal Jepang dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan KRL Jabodetabek. Namun, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan sampai saat ini belum ada pengajuan izin impor KRL bukan baru alias bekas dari Jepang yang disampaikan.

"Yang jelas sampai sekarang belum ada pengajuan, ya," ujar Budi saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Rabu (14/10/2026).

Budi berharap opsi impor KRL bekas asal Jepang tidak perlu dilakukan. Menurutnya, lebih baik menggunakan produksi di dalam negeri yang sudah tersedia untuk memenuhi kebutuhan.