Menurut Budi, percepatan I-EU CEPA penting untuk memastikan kelancaran akses pasar setelah seiring fasilitas EU GSP bagi Indonesia berakhir pada 2027.

"Kami berharap dapat memastikan transisi yang lancar menuju CEPA. Indonesia juga mengharapkan akses pasar yang bermakna bagi sawit berkelanjutan dan turunannya, alas kaki, tekstil, serta produk perikanan," ujarnya pula.

Dalam pertemuan tersebut, Nicolas mengatakan ketertarikan pelaku usaha Prancis untuk segera memanfaatkan preferensi di bidang investasi dan berharap investasi dapat berjalan dua arah.