NADIKABAR.COM — Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan pentingnya Indonesia memiliki perjanjian dagang dengan Amerika Serikat (AS) mengingat negara tersebut memiliki peluang pasar yang besar.
"Kenapa kita membuat perjanjian dagang dengan Amerika? Jadi surplus terbesar kita itu ke Amerika," ujar Budi di Kota Tangerang, Banten pada Jumat.
Menurut dia, ekspor Indonesia ke AS pada tahun 2025 sebesar 30,96 miliar dolar AS. Adapun lima besar surplus neraca perdagangan tertinggi Indonesia sepanjang tahun 2025 yakni nomor satu adalah AS sebesar 18,11 miliar dolar AS, kemudian India 13,49 miliar dolar AS, Filipina 8,42 miliar dolar AS, Belanda 4,81 miliar dolar AS dan Vietnam 4,47 miliar dolar AS.