Terlebih, Menteri PKP Maruarar Sirait telah mendorong para pengembang agar menggunakan genteng tanah liat pada rumah subsidi, rumah bantuan, dan program bedah rumah.

Tito berharap Program Gentengisasi dapat menggerakkan sentra-sentra produksi genteng di berbagai daerah, termasuk Purwakarta, Majalengka, Kebumen, dan Yogyakarta.

"Terima kasih kepada Bapak Ara Sirait yang sudah 'memaksa-maksa' developer untuk beli genteng. Dan terima kasih kepada Pak Prabowo yang punya ide dan perintahkan kita semua untuk membuat program ini," kata Tito.

Untuk diketahui, sebanyak 125 truk tersebut mengangkut genteng yang telah terstandardisasi Standar Nasional Indonesia (SNI) ke sejumlah daerah di Provinsi Jabar.

Rencananya, genteng yang juga diproduksi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, tersebut bakal difungsikan untuk mendukung program BSPS di Jabar.

Turut hadir pada acara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait; Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh; Wakil Kepala BPKP Aryanto Wibowo; Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM); Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Herman Suryatman; Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein; Bupati Majalengka Eman Suherman; serta pejabat terkait lainnya.