Pemerintah pusat, kata Tito, telah mengalokasikan dana belanja tidak terduga (BTT) tambahan senilai Rp20 miliar untuk masing-masing dari tujuh kabupaten/kota terdampak, serta Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT.
Untuk itu, dia mengingatkan kepala daerah agar mengoptimalkan pemanfaatan anggaran BTT tersebut secara sigap guna memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan dan penanganan dasar di lokasi pengungsian.
"Kalau ada hal karena kurang treatment atau yang kurang layak, ya ini jadi bagian evaluasi. Saya pasti akan menyampaikan kepada Pemda-nya untuk memanfaatkan anggaran yang ada," tegas mantan Kapolri tersebut.
Sebanyak 108 penyintas gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan meninggal dunia di pengungsian hingga akhir September 2026.